Kamis, 25 April 2013


Jumat, 26 April 2013
Hari Biasa Pekan IV Paskah

Yesus Kristus selalu merupakan titik acuan yang pertama dan terakhir dari katekese. Ia adalah "jalan dan kebenaran dan hidup" (Yoh 14:6). Kalau kita memandang kepada Kristus dengan penuh iman, kita dapat mengharapkan bahwa Ia akan memenuhi janji-janji-Nya dalam diri kita. Dan kalau kita mengasihi Dia, seperti Dia telah mengasihi kita, kita akan bertingkah laku sesuai dengan martabat kita. -- Katekismus Gereja Katolik, 1698

Antifon Pembuka (Why 5:9-10) 

Tuhan, Engkau telah menebus kami dengan darah-Mu dari setiap suku, bahasa, rakyat, dan bangsa, dan Engkau telah menjadikan kami raja dan imam bagi Allah Bapa. Alleluya.

Doa Pagi 

Allah Bapa, sumber kebijaksanaan, kami bersyukur atas kebijaksanaan yang tampak dalam diri Yesus, Putra-Mu. Buatlah kami siap sedia melakukan perintah-Nya serta mengikuti Dia, agar dapat menikmati kebahagiaan. Sebab Dialah yang dijanjikan kepada semua orang di dunia. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin.

Bacaan dari Kisah Para Rasul (13:26-33)

"Janji telah digenapi Allah dengan membangkitkan Yesus."

Dalam perjalanannya Paulus sampai di Antiokhia di Pisidia. Di rumah ibadat Yahudi di sana Paulus berkata, "Hai saudara-saudaraku baik yang termasuk keturunan Abraham maupun yang takut akan Allah, kabar keselamatan sudah disampaikan kepada kita. Sebab penduduk Yerusalem dan pemimpin-pemimpinnya tidak mengakui Yesus. Dengan menjatuhkan hukuman mati atas Yesus, mereka menggenapi perkataan nabi-nabi yang dibacakan setiap hari Sabat. Dan meskipun mereka tidak menemukan sesuatu yang dapat menjadi alasan untuk hukuman mati, namun mereka telah meminta kepada Pilatus supaya Yesus dibunuh. Dan setelah mereka menggenapi segala sesuatu yang ada tertulis tentang Dia, mereka menurunkan Dia dari kayu salib, lalu membaringkan-Nya di dalam kubur. Tetapi Allah membangkitkan Yesus dari antara orang mati. Dan selama beberapa waktu Ia menampakkan diri kepada mereka yang mengikuti Dia dari Galilea ke Yerusalem. Mereka itulah yang sekarang menjadi saksi-Nya bagi umat ini. Dan kami sekarang memberitakan kabar kesukaan kepada kamu, yaitu bahwa janji yang diberikan kepada nenek moyang kita, telah digenapi Allah kepada kita, keturunan mereka, dengan membangkitkan Yesus, seperti yang ada tertulis dalam mazmur kedua: Anak-Kulah Engkau! Pada hari ini Engkau telah Kuperanakkan."
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan 
Ref. Anak-Kulah engkau! Pada hari ini engkau telah Kuperanakkan.
Ayat. (Mzm 2:6-7.8-9.10-11)
1. "Akulah yang telah melantik raja-Ku di Sion, gunung-Ku yang kudus!" Aku mau menceritakan tentang ketetapan Tuhan: Ia berkata kepadaku, "Anak-Kulah engkau! Pada hari ini engkau telah Kuperanakkan." 
2. "Mintalah kepada-Ku, maka bangsa-bangsa akan Kuberikan kepadamu menjadi milik pusakamu, dan ujung bumi menjadi kepunyaanmu. Engkau akan meremukkan mereka dengan gada besi, dan memecahkan mereka seperti tembikar tukang periuk." 
3. Oleh sebab itu, hai raja-raja, bertindaklah bijaksana, terimalah pengajaran, hai para hakim dunia! Beribadahlah kepada Tuhan dengan takwa, dan ciumlah kaki-Nya dengan gemetar.

Bait Pengantar Injil, do = g, 4/4, PS 959
Ref. Alleluya, alleluya, alleluya.
Ayat. (Yoh 14:6)
Akulah jalan, kebenaran dan hidup. Tidak seorang pun dapat datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. 

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes (14:1-6)

"Akulah jalan, kebenaran, dan hidup."

Dalam amanat perpisahan-Nya Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, "Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku sudah mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke sana untuk menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat Aku berada, kamu pun berada. Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke sana." Kata Tomas kepada-Nya, "Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; jadi bagaimana kami tahu jalan ke sana?" Kata Yesus kepada-Nya, "Akulah jalan, kebenaran dan hidup. Tidak seorang pun dapat datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku."
Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan dan tekun melaksanakannya
U. Sabda-Mu adalah jalan, kebenaran dan hidup kami.  

Renungan

Tiada hidup tanpa kegelisahan dan kekhawatiran. Ungkapan ini mau menggambarkan pergulatan hidup manusia di tengah dunia ini. Kegelisahan menimbulkan efek negatif bagi hidup manusia. Ia sering kali menghambat semangat untuk berjuang, bekerja, dan mengejar cita-cita. Ia juga menghambat pertumbuhan iman, harapan, dan kasih pada Allah, sebagaimana dialami para murid saat Yesus mengucapkan wejangan-wejangan perpisahan.

Yesus tidak ingin agar murid-murid-Nya hidup dalam suasana batin yang negatif. Mereka harus bertahan dalam sikap percaya akan penyelanggaraan Allah, yang memberi mereka jaminan untuk hidup aman dan damai. Karena itu, Yesus menegaskan: ”Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.”

Sikap percaya dan mengandalkan Allah adalah satu-satunya sikap yang baik dan benar untuk menjalani hidup ini dalam aneka perjuangan!

Doa: Tuhan, ajarilah aku untuk tetap percaya pada penyelenggaraan-Mu. Amin.

Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya, yaitu firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman. --- Yoh 12:48

Ziarah Batin 2013, Renungan dan Catatan Harian

Rabu, 24 April 2013

Temu Pemuda Remaja Jemaat GMIM Bukit Zaitun Kumelembuai, On Sunday 21st of April 2013

Nyanyi Glory, Glory, Glory bagi sang Raja oooh Mari Rayakan dan Nyanyi :)

PUJI TUHAN!!! Sukses luarr biasa pekerjaan tangan TUHAN dalam hidup anak-anak yang dipilihNYA... Kegiatan Pemuda dan Remaja di Jemaat Bukit Zaitun Kumelembuai yang pertama kalinya diadakan, sungguh membuat suasana di gedung Gereja menjadi dipenuhi berkat dan sukacita. Ibadah yang berjalan dengan lancar, dimulai dengan liturgi ibadah, pembukaan, pengakuan dosa yang diwarnai tangis dan penyesalan yang mendalam sebagai pertanda Pemuda Remaja Bukit Zaitun masih punya Tuhan dalam hati mereka, masih melihat dosa dalam diri mereka dan punya hasrat mengakuinya dihadapan Tuhan, sampai pada pembacaan dan perenungan Firman Tuhan yang dibawakan oleh Bpk. Pdt. Jeremias Aror, S.Th, berjalan begitu kuhsyuk dan terarah... dan puji Tuhan ibadah boleh selesai dengan hasil yang memuaskan, semua dipenuhi sukacita dan semangat jiwa muda. Hal ini ditandai dengan semangat peserta yang mulai memanas ketika kegiatan-kegiatan berupa games dibuka dan mulai dilaksanakan. Peserta dibagi kedalam 4 kelompok secara heterogen, dan finally setiap kelompok terdiri atas pemuda dan remaja. Tujuan dilaksanakannya kegiatan-kegiatan ini adalah untuk memupuk kebersamaan antara pemuda dan remaja untuk membangun pertumbuhan iman menjadi lebih kokoh menghadapi hidup masa muda yang sarat tantangan dan tawaran dunia....
Kegiatan pun berlangsung dengan penuh kebersamaan, damai, tetapi juga didalamnya pasti ada persaingan.. yaa persaingan yang sehat.. Peserta begitu semangat mengikuti kegiatan dengan Euphoria yang semakin memuncak dari setiap kelompok. Jam sudah menunjukkan pukul 06.15 pm saat berakhirnya Game yang terakhir yaitu Sambung Lirik (setelah 3 games sebelumnya  'Tebak Kata', 'Estafet Ayat Alkitab', dan "Cari Benda" yang tentu semuanya berlangsung sangat meriah). Dan akumulasi poin untuk masing-masing kelompok menunjukkan kelompok 2 mendapat nilai tertinggi, disusul kelompok 3. Suasana pun berubah saat hadiah diserahkan kepada pemenang. Hadiah dibuka dan peserta makan kue bersama setelah kegiatan ditutup.
Berakhirnya kegiatan ini tentunya memberikan kesan yang sangat mendalam pertama kepada peserta pemuda dan remaja, terlebuh khusus adik-adik remaja yang beberapa tahun terakhir sudah jarang melaksanakan kegiatan seperti ini. Disamping itu juga, kesan yang begitu membahagiakan dirasakan oleh pelopor dan pelaksana kegiatan ini, yakni Komisi Pemuda Jemaat GMIM Bukit Zaitun Kumelembuai. Dengan penuh harapan kedepan nanti akan diberikan lagi kesempatan oleh TUHAN untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan yang walaupun sangat sederhana namun mencapai Tujuan..
Thanks to :
  • Jesus Christ yang sudah memberikan segalanya (waktu, kesempatan, kesehatan, kemampuan, ide, kebijaksanaan dan semua-muanya) Dia kepala kami dan hidup kami. To God be the Glory!!
  • Pdt. Jeremias Aror, S.Th yang sudah mendukung secara aktif atas terlaksananya kegiatan ini.
  • Seluruh anggota Komisi Pelayanan Pemuda Jemaat GMIM Bukit Zaitun Kumelembuai
  • Anggota Pemuda Jemaat GMIM Bukit Zaitun Kumelembuai
  • Komisi Remaja dan seluruh anggota remaja Jemaat GMIM Bukit Zaitun Kumelembuai
  • Semua pihak yang telah bekerjasama mensukseskan kegiatan ini
    GOD BLESSES US